Permainan Catur

Permainan Catur adalah olahraga asah otak yang di mainkan oleh dua orang menggunakan alat bantu sebuah papan persegi yang terbagi menjadi 64 kotak, di susun dalam petak 8×8, dengan 32 buah catur.

Sebelum bertanding, dua pecatur harus memilih warna buah catur yang akan di mainkan, antara hitam dan putih.

Pemegang yang berwarna putih memulai langkah yang pertama, yang selanjutnya di ikuti oleh buah catur berwarna hitam secara bergantian sampai permainan selesai.

Masing-masing pecatur memiliki 16 buah catur dengan bentuk dan nama yang berbeda untuk di mainkan, satu raja, satu mentri, dua banteng, dua kuda, dua gajah, dan delapan pion.

Adapun tujuan permainan catur adalah memenangkan permainan dengan menangkap raja lawan dengan cara mengancam raja lawan sampai tidak dapat lari lagi atau tidak dapat di bela lagi atau istilah nya skak.

Istilah catur catur diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti “empat”. Namun, kata ini sebenernya singkatan dari “caturangga”, yang berarti empat sudut.

Catur bisa di mainkan oleh siapapun, tak pandang usia, jenis kelamin, dan strata sosial.

Itulah sedikit gambaran secara umum apa itu permainan catur. Setelah mengetahui pengertian dari catur, kamu perlu mempelajari juga sejarahnya. Bagaimana sejarah atau asal usul nya?

Permainan catur

 

 

Baca Juga : https://www.todomexicoesajedrez.com/profil-singkat-jose-raul-capablanca/

Permainan Catur Secara Umum

Permainan catur menurut sebagian besar sejarawan berasal dari india dari abad ke lima atau ke enam.

Bentuk catur yang paling awal di ketahui adalah chaturanga, berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya “empat unsur yang terpisah”, karena memang di India kuno permainan catur di mainkan oleh empat peserta yang berada di sudut berbeda.

Menurut mistisme India kuno, catur di anggap mewakili alam semesta sehingga sering dihubungkan dengan empat unsur kehidupan yaitu api, air, udara, dan tanah karena dalam permainan catur menyimbolkan cara cara hidup manusia.

Dari India, chaturanga menyebar dengan cepat ke Persia, yang lantas di sebut chatrang. Ketika orang orang Arab menginvesi Persia pada abad ke tujuh, mereka menyebutnya shatranj dan mempopulerkan ke seluruh dunia Arab.

Chaturanga juga kemungkinan nenek moyang dari game strategi Timur xiangqi (Catur Cina), janggi (Catur Korea),dan shogi (catur jepang).

Pada abad ke delapan. Ketika bangsa arab menyebar ke spanyol, catur mulai menyebar ke dataran Eropa hingga Jerman, Italia, Belanda, Inggris , Irlandia, Rusia.

Masuk ke tanah Eropa, permainan catur makin mengingkat. Banyak pertandingan turnament di adakanĀ  dengan frekuensi yang lebih besar.

Dengan tersebar luasnya secara global. Peraturan peraturan dalam catur yang mulai di bentuk sejak abad pertengahan dan terus di modifikasi sampai awal abad ke-!9.

Kini peraturan-peraturan tersebut di tetapkan oleh badan pemerintahan catur internasional FIDE (Federasi Internasional des Echecs) atau World Chess Federation. Yang di bentuk tanggal 20 Juli 1924 dan bermarkas di Lausanne, Swiss.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *