Cara Mengecoh Lawan dalam Permainan CaturCara Mengecoh Lawan dalam Permainan Catur

Cara Mengecoh Lawan dalam Permainan Catur – Menguasai permainan catur memerlukan keterampilan dan kesabaran. Untungnya, terdapat banyak strategi yang dapat digunakan untuk mengecoh lawan. Walaupun mungkin Anda tidak bisa mengecoh pemain berpengalaman, Anda bisa mendapatkan keunggulan dengan menerapkan beberapa perangkap tingkat dasar. Walaupun Anda tidak bisa membuat perangkap, Anda bisa memberi tekanan yang kuat terhadap lawan dengan memosisikan bidak secara taktis. Asalkan Anda bermain dan berlatih secara teratur, orang-orang akan sulit mengalahkan Anda.

Catatan: Beberapa perangkap di artikel ini mengasumsikan bahwa lawan akan mengikuti gerakan logis berdasarkan strategi yang telah diketahui. Namun, dia bisa menjalankan strategi yang berbeda. Jika hal ini terjadi, sesuaikan strategi Anda.

Membuka Perangkap untuk Bidak Putih

1. Gunakan Scholar’s Mate untuk melakukan sekakmat pada lawan hanya dalam 4 gerakan. Mulailah dengan menggerakkan pion ke e4 untuk menguasai bagian tengah. Lawan biasanya akan merespons dengan memindahkan pion ke e5.

  • Keluarkan menteri (disebut juga “gajah”) dari barisan belakang dengan menggerakkannya ke c4 untuk menekan pion lawan. Lawan biasanya akan merespons dengan menggerakkan kuda ke c6.
  • Pindahkan ratu ke h5 sehingga akan mengancam pion yang juga diserang oleh menteri Anda. Lawan akan menekan ratu Anda dengan menggerakkan kuda yang lain ke f6.
  • Langkah terakhir, gunakan ratu untuk memakan pion yang berada di f7 sambil melakukan sekakmat. Raja lawan tidak akan memakan ratu Anda karena dia akan dimakan oleh menteri Anda jika melakukannya.
  • Jika bermain melawan orang yang berpengalaman, mungkin dia akan bertahan menggunakan ratu atau pion untuk menghadang serangan Anda.
2.Cobalah menggunakan Legal Trap untuk memaksakan sekakmat lebih awal. Walaupun Anda harus kehilangan ratu di saat awal, lawan akan kehilangan seluruh permainan apabila tidak hati-hati. Mulailah dengan menggerakkan pion ke e4, dan lawan akan menggerakkan pionnya ke e5.

  • Pindahkan kuda ke f3, dan biasanya lawan akan meniru langkah ini dengan menggerakkan kudanya ke c6.
  • Jalankan menteri ke c4 dan biarkan lawan merespons ini dengan memindahkan pion ke d6.
  • Gerakkan kuda yang lain ke c3. Lawan akan memindahkan menterinya ke g4.
  • Gerakkan pion ke h3 sehingga menteri lawan akan terpaksa kembali ke h5.
  • Gunakan kuda untuk memakan pion lawan yang ada di e5. Lawan akan memakan ratu Anda dengan menterinya.
  • Gunakan menteri untuk memakan pion di f7 sambil melakukan sekak. Raja lawan akan dipindahkan ke e7.
  • Lakukan sekakmat dengan menggerakkan kuda yang lain ke d5.
3. Gunakan Tennison Gambit untuk memakan ratu hitam. Mungkin teknik ini tidak bisa digunakan untuk melawan pecatur berpengalaman karena dia mungkin akan mengenali perangkap ini dan tidak memakan bidak Anda sejak awal. Mulailah permainan dengan menggerakkan pion ke e4. Lawan akan memindahkan pion ke d5.

  • Mungkin Anda akan tergoda untuk memakan pion lawan pada giliran kedua, tetapi biarkan saja agar perangkap Anda berhasil dengan baik. Sebagai gantinya, pindahkan kuda ke ke f3. Lawan akan memakan pion Anda yang terdapat di e4.
  • Respons ini dengan menggerakkan kuda ke g5. Langkah paling logis bagi lawan adalah memindahkan kuda ke f6 agar pionnya terlindungi.
  • Gerakkan pion di depan ratu ke d3 dan biarkan lawan memakannya.
  • Gunakan menteri untuk memakan pion lawan yang berada di d3. Lawan biasanya akan menempatkan pion di h6 untuk menekan kuda Anda.
  • Makan pion di f7 dengan kuda Anda. Lawan akan memakan kuda Anda dengan raja.
  • Pindahkan menteri ke g6 untuk melakukan sekak. Lawan harus memakan menteri tersebut, tetapi memberi kesempatan kepada ratu Anda untuk memakan ratu lawan.

4. Cobalah Halosar Trap untuk membebaskan benteng dan memaksakan sekakmat. Ini hanya bisa berhasil apabila lawan serakah dan memakan pion Anda. Jika lawan tidak memakan pion Anda sejak awal, mungkin Anda harus menggunakan strategi lain. Mulailah dengan menggerakkan pion di depan ratu ke d4, dan biarkan lawan memindahkan pionnya ke d5.

  • Gerakkan pion di depan raja ke e4 dan biarkan lawan memakannya.
  • Keluarkan kuda ke c3 dan biarkan lawan meresponsnya dengan memindahkan kuda ke f6.
  • Korbankan pion dengan menggerakkannya ke f3 agar dimakan pion lawan.
  • Makan pion lawan dengan ratu Anda. Lawan biasanya akan menggerakkan ratunya ke d4 untuk memakan pion Anda.
  • Pindahkan menteri ke e3 untuk menekan ratu lawan. Lawan akan menggerakkan ratunya ke b4.
  • Lakukan rokade (pertukaran tempat antara raja dan benteng) sehingga benteng berpindah ke d1. Lawan biasanya akan memindahkan menterinya ke g4.
  • Gerakkan kuda ke b5 dan biarkan lawan memakan ratu Anda.
  • Langkah terakhir, pindahkan kuda ke c7 untuk memaksa lawan menyerah dengan sekakmat.

Membuka Perangkap untuk Bidak Hitam

1. Korbankan pion dan jebak raja menggunakan Blackburne-Shilling Trap. Ini sangat cocok digunakan untuk melawan seorang pemula. Apabila lawan memulainya dengan menggerakkan pion ke e4, pindahkan pion Anda ke e5. Lawan biasanya akan menggerakkan kuda ke f3.

  • Pindahkan kuda ke c6. Biarkan lawan menggerakkan menterinya ke c4.
  • Pindahkan kuda yang sama ke d4. Lawan akan memakan pion yang berada di e5.
  • Gerakkan ratu ke g5. Lawan biasanya akan memakan pion yang terdapat di f7 untuk menekan ratu Anda. Apabila lawan tidak memakan pion Anda, perangkap ini akan gagal.
  • Makan pion lawan di g2 dengan ratu. Lawan akan memindahkan benteng ke f1 agar tidak dimakan ratu Anda.
  • Pindahkan ratu ke belakang untuk memakan kuda di e4. Lawan harus memindahkan menterinya ke e2 untuk melindungi raja.
  • Gerakkan kuda Anda ke f3 untuk memaksakan sekakmat.

Baca Juga : https://www.todomexicoesajedrez.com/cara-mengecoh-lawan-dalam-permainan-catur/

Cara Mengecoh Lawan dalam Permainan Catur
Cara Mengecoh Lawan dalam Permainan Catur
2. Lakukan Elephant Trap dengan membiarkan lawan memakan kuda dan ratu. Perangkap ini tidak bisa memaksakan sekakmat, tetapi akan memberi Anda posisi papan yang menguntungkan karena memiliki buah catur yang lebih banyak. Jika lawan memulainya dengan memindahkan pion ke d4, gerakkan pion Anda ke d5. Lawan akan memindahkan pionnya ke c4.

  • Gerakkan pion di depan raja ke e6. Biarkan lawan memindahkan kudanya ke c3.
  • Keluarkan kuda ke f6. Lawan akan memindahkan menterinya ke g5.
  • Pindahkan kuda yang lain ke d7 sehingga posisinya berada di depan ratu. Lawan akan memakan pion Anda di d5.
  • Makan pion lawan di d5 menggunakan pion Anda yang berada di e6. Biarkan lawan memakan pion Anda dengan kuda.
  • Pindahkan kuda dari f6 ke d5 untuk memakan kuda lawan. Ratu Anda akan dimakan menteri lawan.
  • Gerakkan menteri ke b4. Lawan akan menggerakkan ratu untuk melindungi rajanya, tetapi Anda bisa segera memakannya.
3. Gunakan England Trap dengan menggerakkan ratu lebih awal. Biarkan lawan memulainya dengan menggerakkan pion ke d4. Pindahkan pion Anda ke e5 dan biarkan lawan memakannya.

  • Keluarkan kuda ke c6, yang akan direspons lawan dengan memindahkan kuda ke f3.
  • Gerakkan ratu ke e7 dan biarkan lawan memindahkan menteri ke f4.
  • Pindahkan ratu ke b4 untuk melakukan sekak. Lawan akan melindungi rajanya dengan memindahkan menteri ke d2.
  • Alih-alih memakan menteri, makanlah pion lawan di b2 menggunakan ratu. Lawan akan memindahkan menteri ke c3.
  • Respons dengan menggerakkan menteri ke b4. Lawan biasanya akan memindahkan ratunya ke d2.
  • Makan menteri lawan yang ada di c3 dengan menteri Anda. Dengan posisi ini, tidak peduli pergerakan apa pun yang dilakukan lawan, Anda akan bisa memakan beberapa buah catur lawan atau melakukan sekakmat. Jika lawan memakan menteri Anda menggunakan ratunya, gerakkan ratu Anda ke c1 untuk memaksakan sekakmat. Apabila lawan memakan bidak Anda dengan kudanya, Anda juga bisa memenangkan permainan dengan memakan benteng lawan yang berada di a1.
4. Gunakan Fishing Pole Trap dengan mengorbankan kuda Anda. Biarkan lawan memulainya dengan menggerakkan pion ke e4, dan respons ini dengan memindahkan pion di depan raja ke e5. Lawan biasanya akan memindahkan kuda ke f3.

  • Pindahkan kuda ke c6. Lawan biasanya akan menggerakkan menterinya ke b5.
  • Alih-alih menghindari serangan lawan, pindahkan kuda yang lain ke f6. Lawan akan melakukan rokade untuk melindungi raja.
  • Pindahkan kuda dari f6 ke g4. Lawan akan menekan kuda Anda dengan menggerakkan pion ke h3.
  • Pindahkan pion ke h5. Biarkan kuda Anda yang berada di g4 dimakan lawan.
  • Makan bidak lawan di g4 menggunakan pion. Lawan akan memindahkan kudanya ke e1.
  • Langkah terakhir, pindahkan ratu ke h4 untuk menekan raja lawan.

Taktik Dasar Catur

1. Posisikan satu bidak catur sedemikian rupa agar dapat menyerang 2 bidak lawan. Cara ini bisa berhasil dengan baik jika Anda menggunakan bidak yang memiliki pergerakan tinggi, misalnya kuda, menteri, benteng, dan ratu. Cobalah mencari tempat yang bisa memakan 2 bidak lawan atau lebih pada giliran Anda berikutnya. Pastikan bidak Anda tidak berisiko diserang agar taktik ini berhasil. Walaupun lawan bisa bergerak dan menyelamatkan salah satu bidaknya, Anda tetap bisa memakan bidak yang lain.

  • Taktik ini dinamakan “garpu”.
  • Jika memungkinkan, cobalah mencari kotak yang bisa digunakan untuk mengancam raja dan ratu sekaligus. Lawan pasti akan memindahkan raja agar tidak kalah sehingga Anda dapat memakan ratunya.
2. Gunakan pin (strategi yang membuat lawan menjadi serbasalah) untuk menjebak bidak lawan. Lihat ke papan catur dan carilah bidak lawan yang kuat (misalnya raja dan ratu) yang posisinya berada di belakang bidak yang lemah. Posisikan ratu, menteri, atau benteng di lokasi yang memungkinkan Anda untuk menyerang bidak yang lemah. Lawan tidak akan berani memindahkan bidak yang lemah karena Anda bisa memakan bidak yang kuat di belakangnya dan memperoleh kedudukan yang lebih menguntungkan.[10]

  • Jika beruntung, mungkin lawan tidak akan menyadari apabila Anda sedang melakukan pin, dan Anda bisa memakan bidak yang kuat seperti ratu dan benteng.
3. Gunakan teknik tusuk sate (skewer) untuk mendapatkan bidak lemah lawan secara paksa. Tusuk sate ditata dengan cara yang sama seperti teknik pin, tetapi bidak yang lebih kuat ditempatkan di depan bidak yang lemah. Pada kasus ini, lawan harus menggerakkan bidak yang kuat untuk melindunginya, tetapi Anda bisa memakan bidak lemah lawan pada giliran berikutnya.[11]

  • Apabila lawan tidak memindahkan bidak yang kuat saat gilirannya tiba, pastikan untuk memakan bidaknya ketika giliran Anda tiba, sebelum lawan menyadarinya.
4. Kosongkan jalur untuk memakan bidak lawan sehingga Anda bisa melakukan discovered attack. Discovered attack adalah suatu kondisi ketika Anda menggerakkan sebuah bidak yang memberi jalan kepada bidak lain untuk melancarkan serangan. Apabila Anda mengetahui ada satu bidak yang bisa menyerang lawan, tetapi terhalang oleh bidak Anda yang lain, pindahkan bidak penghalang untuk menekan lawan. Ini berhasil dengan baik apabila Anda ingin memaksa lawan untuk melakukan gerakan yang berbeda saat gilirannya tiba.[12]

  • Berhati-hatilah, bidak yang Anda serang tidak bisa memakan bidak Anda. Sebagai contoh, Anda tidak bisa memakan ratu menggunakan discovered attack karena bidak ini bisa bergerak ke segala arah.
  • Discovered check merupakan salah satu jenis discovered attack. Dalam discovered check, bidak yang menghalangi bidak lain akan melakukan sekak pada raja lawan.
5. Berilah tekanan pada bidak yang melindungi beberapa bidak lain. Taktik ini dinamakan overloading karena bidak lawan harus bekerja keras untuk melindungi bidak lain. Apabila Anda melihat ada satu bidak lawan yang melindungi beberapa bidak lain, cobalah menggerakkan salah satu bidak Anda ke tempat yang berada di dekat bidak tersebut. Lawan harus mempertahankan diri dari serangan tersebut dan meninggalkan bidak lain yang dilindunginya.[13]

  • Taktik ini hanya bisa berjalan apabila masih terdapat banyak bidak di atas papan. Jika terjadi sebaliknya, lawan akan memiliki banyak ruang untuk melarikan diri.
6. Paksa lawan untuk memindahkan bidak yang melindungi bidak lain. Lawan mungkin menempatkan bidak yang kuat di depan bidak lemah. Dengan cara ini, apabila Anda memakan bidak yang lemah, lawan akan memakan bidak Anda. Carilah kesempatan yang memungkinkan Anda untuk menggerakkan bidak lain untuk menekan bidak yang kuat. Sebagai akibatnya, lawan harus memindahkan bidak yang kuat dan Anda dapat menyerang bidak yang lemah.[14]

  • Ketika menggunakan taktik ini, biasanya Anda akan kehilangan satu bidak. Namun, Anda masih memiliki kondisi yang bagus karena bisa memakan bidak lawan sebagai imbalannya.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *